Built-in Furniture, Solusi Cerdas Menyiasati Ruang Sempit

Tidak mudah untuk mendekorasi ruang sempit. Selain tata letak dan pemilihan furniture, anda juga bisa mendesain peletakan furniture agar ruang terlihat lebih lapang dan rapi, salah satunya dengan built-in furnitureBuilt-in furniture sudah lama dikenal di dunia desain interior. Built-in furniture atau furniture tanam ini dirancang menyesuaikan bentuk ruang dan menempel dinding. Sehingga, sangat cocok untuk hunian berkonsep minimalis maupun modern. 

Pembuatan built-in furniture ini tentunya memiliki tujuan dan manfaat tertentu, salah satunya adalah untuk efisiensi ruang. Mengaplikasikan built-in furniture mampu menjadikan ruang terlihat rapi, ringkas, stylish dan trendi. Furniture ini dirancang menyesuaikan bentuk ruang, dibuat menempel dengan dinding atau perangkat lain. Pada beberapa desain juga ditanam ke dalam dindingBaca : Cara Tepat Menata Furniture pada Rumah Mungil, Wajib Dicoba. 

Mengaplikasikan built-in furniture akan sangat berguna bagi anda yang menghuni rumah minimalis ataupun rumah mungil. Kemampuannya menyimpan banyak barang tidak akan membebani kapasitas ruangan, apalagi model yang sangat unik akan membuat ruangan anda justru semakin estetik, luas dan lapang. 

Anda bisa menyesuaikan built-in furniture dengan keinginan atau selera anda, tetapi pastikan sesuai kebutuhan. Furniture yang tertanam pada dinding akan menyisakan space ruang yang bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya.

Ada beberapa furniture yang umumnya dijumpai dalam mode built-in, yaitu :
  • Built-in shelves : papan rak yang umum digunakan untuk home office.
  • Built-in desk : meja kerja yang dipasang dekat dinding, biasanya di sudut ruangan. Bisa didekorasi dengan menambahkan rak buku built-in. 
  • Built-in drawers : Laci yang menjadi satu dengan meja kerja, lemari atau rak. Biasanya juga ditanam di dinding agak mudah ditarik atau ditutup. 
  • Built-in Cabinet : kabinet yang didesain tanam pada dinding sebagai tempat penyimpanan sekaligus partisi untuk memisah dua ruang. 

Berikut beberapa inspirasi desain built-in furniture yang bisa dicoba pada interior hunian anda :

Built-in Furniture

Ruangan di atas adalah ruang keluarga yang menjadi satu dengan ruang TV, tetapi ruang TV tidak menjadi prioritas. Rak yang ditanam pada dinding digunakan sebagai tempat penyimpanan, termasuk TV LED. Hal ini membuat sofa ruang keluarga bisa diatur melingkar agar tampak lapang ditambah suasana hangat. 

Built-in Furniture

Ruang tidur dengan kebutuhan ruang penyimpanan yang banyak, semua furniture di dalamnya didesain built-in agar tampak lapang dan rapi. Untuk menambahkan dekorasi, bagian head kamar tidur diatur sedemikian rupa agar selaras dengan built-in furniture.

Built-in Furniture

Lemari rak diatas tidak menanamkan rak di dinding, tetapi menempelnya. seolah dinding menjadi bagian belakang dari lemari tersebut, yang tentunya menambah kesan tapi dan minimalis di dalam hunian.

Built-in Furniture

Built-in furniture juga cocok diaplikasikan di bawah tangga untuk memanfaatkan space ruang. Anda bisa memilih model furniture sesuai selera. Ingin model rak, lemari, atau menggabungkan keduanya?

Built-in Furniture

Model built-in furniture diatas banyak diaplikasikan pada hunian minimalis ataupun modern. Alih-alih memberi rak TV, anda bisa menciptakan ruang TV dengan desain rapi dan sederhana. 

Built-in Furniture

Selain memanfaatkan area dinding untuk rak tanam, anda bisa memanfaatkan bagian bawah untuk sofa sebagai pelengkap area ruang. Built-in furniture yang unik diatas bisa sekaligus menjadi tempat santai yang unik sambil baca buku di rak atas guys!

Built-in Furniture

Anda bisa melengkapi kebutuhan area dapur dengan built-in furniture. Jika dinding terlalu mainstream, cobalah memanfaatkan area pintu. Pastikan tidak menyimpan barang yang sering digunakan, karena tentu barang yang diatas sulit dijangkau. 

Built-in Furniture

Built-in furniture tidak harus berukuran besar. Anda bisa mengaplikasikannya meski dalam ukuran mini yang pastinya sangat cocok untuk hunian mungil. rak kecil yang melesak dalam dinding akan menciptakan kesan unik dan menggemaskan. 

Built-in Furniture

Daripada memenuhi sisi ranjang dengan meja kecil, aplikasikan rak kecil pada dinding sebagai pengganti meja. 

Built-in Furniture

Desain di atas memiliki banyak fungsi. Selain untuk tempat penyimpanan yang terbilang banyak, anda bisa mendesain sebagian area untuk tempat bersantai. Tinggal menambahkan aksesoris pendukung seperti bantal, sprei atau apapun sesuai selera. 

Built-in Furniture

Mengaplikasikan built-in furniture untuk memanfaatkan space di bawah atap bisa menjadi pilihan jika ada cukup ruang di rumah anda. Jangan lupakan sisi keamanan jika anda memilih desain tersebut. 

Built-in Furniture

Ruang kerja akan tampak rapi, ringkas, bersih dan stylish jika anda mengaplikasikan built-in furniture di dalamnya. Menghuni area kerja yang tidak berantakan, pasti akan meningkatkan mood anda dalam bekerja. 

Built-in Furniture

Area kamar mandi atau ruang cuci adalah are sempit yang membutuhkan banyak tempat penyimpanan. Untuk itulah anda perlu membuat rak tanam yang tersusun vertikal untuk menghemat tempat. 

Built-in Furniture

Kamar tidur sempit tidak selalu menjadi masalah jika anda bisa mengkombinasikan penataan furniture sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, anda bisa menciptakan tempat santai agar kamar tidur terlihat lebih menyenangkan. 

Built-in Furniture

Built-in furniture dalam ruang keluarga tersebut tampak stylish dan cantik, karena memiliki banyak fungsi, seperti rak hiasan, rak TV, penghangat ruangan, serta tempat santai. Pemilihan warna kalem ditambah tanaman hias akan membuat ruangan tampak moden dan terkesan welcoming

Built-in Furniture

Jika ingin mengaplikasikan rat TV di ruang keluarga sempit, pastikan menggunakan TV LED agar rak tidak terlalu besar yang akan semakin memenuhi ruangan. 

Built-in Furniture

Seperti ide gambar pertama, ruang keluarga ini tidak memprioritaskan ruang TV, jadi memanfaatkan built-in furniture untuk mengaplikasikan sofa untuk membuat area lebih lapang dan unik. 

Built-in Furniture

Desain di atas memanfaatkan area bawah tangga untuk ruang TV atau ruang keluarga. Karena berada di bawah tangga, pastikan ukuran rak sesuai dengan lebar tangga, agar selaras dan rapi. 

Built-in Furniture

Jika masih mempunyai celah atau space kosong, jangan hanya digunakan untuk tempat penyimpanan saja. Memanfaatkannya sebagai tempat istirahat atau tempat bermain anak juga terlihat menarik.

Built-in Furniture

Membuat area santai di sudut ruang yang berbatasan dengan halaman pasti menjadi spot menarik yang bisa dicoba di dalam hunian anda.

Built-in Furniture

Mengaplikasikan rak built-in pada dinding memang tampak bagus, meski anda membuatnya setinggi dinding menjulang hingga atap. Namun, pastikan melengkapinya dengan tangga untuk mempermudah menjangkau barang, kecuali jika anda hanya memajang hiasan. 

Built-in Furniture

Jika pembatas ruang berupa dinding terlalu mainstream, anda bisa menciptakan kesan hangat dengan keterbukaan antar ruang. Dengan area yang separuh terbuka, bagian bawah bisa digunakan untuk rak built-in agar dekorasi tidak monoton. 

Built-in Furniture

Rak TV built-in minimalis diatas bisa menjadi inspirasi sempurna untuk hunian modern masa kini. Meski panjang mendatar, rak ini tidak terlalu lebar, sehingga ruangan tampak lapang, apalagi didukung dengan warna cerah yang bisa menciptakan kesan luas. 

Built-in Furniture

Lemari built-in banyak diaplikasikan pada hunian mewah. Sesuaikan ukuran lemari dengan kebutuhan anda. Anda bisa membuat lemari yang bisa menampung semua barang pribadi seperti desain di atas. 

Built-in Furniture

Rak built-in yang ada di bagian bawah dinding ini biasanya hanya berupa rak tambahan untuk barang-barang yang umumnya ada di area tempat cuci ataupun kamar mandi. Sehingga selain anda, rak juga mudah dijangkau oleh anak-anak ataupun lansia. 

Built-in Furniture
Lengkapi dekorasi dinding kamar tidur dengan rak built-in. Tidak hanya sebagai rak, dinding yang berfungsi sebagai pembatas akan lebih menarik jika anda menatanya dengan rapi, unik dan stylish seperti gambar diatas. 

Built-in Furniture

Banyak model sekat ruangan yang bisa dipilih. Gambar di atas adalah pembatas ruangan yang dimanfaatkan juga untuk tempat penyimpanan. Sebaiknya tidak memenuhi setiap kotaknya dengan barang-barang, jika menggunakan warna interior cenderung gelap.  

Built-in Furniture

Anti monoton dengan warna putih, anda bisa menaruh beberapa hiasan pada rak built-in yang tinggi menjulang. Jika interior menggunakan cat cerah, anda bisa memenuhi setiap kotaknya dengan hiasan. 

Tips Desain  Built-in Furniture

  1. Perhatikan lebar ruangan yang akan dijadikan area untuk menempatkan built-in furniture dan pastikan keberadaannya tidak mengganggu fungsi furniture lain. 
  2. Pastikan pengukuran detail dan tepat, karena sekali furniture ditanam, maka akan menempel di dinding selamanya. Jika ingin merubah, pasti akan membutuhkan biaya renovasi dan tidak bisa dipastikan furniture masih dalam kondisi baik. 
  3. Untuk built-in furniture yang digunakan sebagai tempat elektronik, pastikan tempatnya dekat sumber listrik. Built-in furniture tidak bisa dipindahkan. Jadi jika anda salah penempatan, pasti akan membutuhkan kabel tambahan. Pastikan juga ada space untuk menaruh kabel serta peralatan listrik di dekat built-in furniture
  4. Jangan lupa untuk membersihkannya secara teratur. Karena tidak bisa dipindahkan, mungkin cukup sulit. Anda bisa mencoba menggunakan vacuum cleaner atau alat kebersihan lain untuk mempermudah. 

Kelebihan dan Kekurangan Built-in Furniture

Kelebihan Built-in Furniture :
  1. Solusi yang tepat untuk memanfaatkan area kecil dan terbatas. 
  2. Mudah disesuaikan dengan tema interior rumah. 
  3. Desain built-in furniture sangat eksklusif. Anda bisa menyesuaikan desainnya sesuai kebutuhan.
  4. Memiliki banyak ruang karena pengaplikasian ukuran yang tinggi, yaitu dari lantai ke langit-langit, tetapi untuk desainnya tetap sesuai selera anda. 
  5. Pembuatannya sangat diperhatikan karena tidak bisa dipindah. Sehingga built-in furniture cenderung lebih awet daripada furniture biasa. 
  6. Konsep penyimpanannya bisa dilakukan horizontal maupun vertikal, membuat anda lebih mudah menyimpan barang secara efektif. 
  7. Bisa menjadi nilai tambah bagi rumah jika suatu saat dijual. 
Kekurangan Built-in Furniture :
  1. Tidak bisa langsung mendapatkan produk seperti furniture biasa karena proses pembuatan cukup membutuhkan waktu, mulai dari pengukuran, desain, pemilihan material, pengerjaan dan pemasangan.
  2. Posisi built-in furniture tidak bisa dipindah-pindah karena sudah tertanam pada bagian bangunan. Jadi jika akan pindah rumah, tentu anda tidak membawanya. 
Built-in furniture memang sangat cantik, unik dan efektif untuk melengkapi hunian mungil anda. Setelah melihat berbagai inspirasi desain, beserta kelebihan dan kekurangannya, anda bisa mempertimbangkan beberapa hal untuk mengaplikasikannya atau tidak. Semoga artikel built-in furniture bermanfaat!