Cara Tepat Menata Furniture pada Rumah Mungil, Wajib Dicoba

Rumah Minimalis maupun rumah mungil mempunyai luas ruang yang terbatas. Tidak hanya harus mempertimbangkan serta memaksimalkan fungsi ruang, tetapi furniture harus diperhatikan agar ruang tidak terasa sempit dan sesak. 

Kebanyakan, rumah yang sempit membuat anda membutuhkan tempat penyimpanan yang besar. Sehingga tak jarang ada yang malah memenuhi rumah dengan lemari, meja maupun rak-rak berukuran besar. 

Ada beberapa alternatif pemilihan furniture untuk dipakai dalam rumah minimalis sesuai keinginan anda untuk menata ruang, seperti furniture built-in, pabrikasi dan multifungsi. Nah, jika biasa tidak pernah asing dengan yang multifungsi, mari bahas satu-persatu guys!

Pilihan Furniture Rumah Minimalis

1. Furniture Built-in 

Furniture built-in merupakan furniture yang dibuat sesuai dengan desain yang diinginkan, dengan luas area yang tersedia. Furniture built-in biasanya dipakai untuk ruang kerja, dapur atau ruang penyimpanan. Furniture rak TV adalah salah satu contoh furniture built-in yang didesain masuk ke dalam dinding. Baca : Built-in Furniture, Solusi Cerdas Menyiasati Ruang Sempit

Perancangan Furniture built-in harus sesuai dengan kondisi perancangan ruang yang diinginkan. Pada saat merancang ruang ini, harus sudah dipikirkan lebih dahulu bagaimana ukuran dan bentuk dari furniture tersebut. Kemudian, furniture disesuaikan dengan dimensi cekungan dinding dan direncanakan dengan matang sesuai perancangan ruang. 

Keuntungan Furniture built-in : Dimensi furniture sesuai dengan ukuran ruang, terlihat lebih bersih dan selaras.
Kelemahan Furniture built-in : Tidak mudah untuk diubah atau dipindahkan.

Contoh desain interior dengan furniture built-in :

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

furniture built-in

2. Furniture Siap Pakai (Pabrikasi)

Furniture pabrikasi banyak sekali macamnya. Beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam memilih furniture pabrikasi agar sesuai dengan ukuran ruang, yaitu :
  • Kursi makan atau kursi tunggal harus memiliki lebar dudukan ±40 cm.
  • Jumlah kursi sesuai dengan jumlah penghuni.
  • Gunakan sofa untuk ruang keluarga atau ruang tamu yang tidak terlalu lebar. 
  • Pilih salah satu model meja sudut atau meja tengah untuk ruang tamu. 
  • Tempat tidur berukuran 180 x 200 cm saja untuk kamar utama. 

Keuntungan furniture pabrikasi : Siap pakai, waktu renovasi lebih cepat, harga relatif murah, tampilan rapi karena buatan pabrik. 
kekurangan furniture pabrikasi : Tidak bisa mengetahui material yang digunakan untuk mengukur kualitas, ukuran dan bentuk belum tentu sesuai dengan konsep ruangan.

Contoh desain interior minimalis dengan furniture pabrikasi :

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

desain furniture minimalis

3. Furniture Berfungsi Ganda

Furniture pada rumah minimalis atau rumah mungil sebaiknya dapat berfungsi ganda, agar keberadaannya bisa memberikan fungsi yang maksimal. Anda bisa memilih sofa yang bisa diubah menjadi kasur lipat, membuat lemari built-in setinggi dinding agar bisa berfungsi maksimal, dan sebagainya. 

Anda juga bisa memanfaatkan beberapa space area untuk ruang penyimpanan, seperti laci-laci kecil di bagian bawah tempat tidur, dan lain sebagainya.

Keuntungan furniture fungsi ganda : hemat ruang dan biaya, rapi dan luas serta memberikan desain unik pada interior.

Contoh desain interior dengan berfungsi ganda :

furniture multifungsi

furniture multifungsi

furniture multifungsi

furniture multifungsi

furniture multifungsi

furniture multifungsi

Itu adalah beberapa tips menata furniture yang bisa anda praktekkan di rumah minimalis sesuai selera. Tetaplah ingat bahwa dalam hal ini anda harus tetap memperhatikan pemilihan furniture yang minimalis atau multifungsi. Semoga artikel Menata Furniture pada Rumah Minimalis bermanfaat.

Reff : Amin, Choirul & Setiawan,Nuris. 2008. Merancang Rumah Mungil. Depok : Penebar Swadaya.