10 Jenis Rumput Hias Pilihan untuk Percantik Taman

Jenis Rumput Taman. Memiliki taman yang indah adalah impian banyak orang. Taman merupakan bagian estetika hunian yang memiliki banyak manfaat. Tidak hanya untuk mempercantik rumah, taman yang indah juga menciptakan kesan asri sekaligus dapat membangkitkan mood seseorang. Pada hunian minimalis type 36/72, sisa lahan untuk taman memang tidak begitu luas. Anda bisa memanfaatkan lahan tersebut untuk menghijaukan hunian idaman anda.

Jenis Rumput Taman
Umumnya, taman menghiasi tampilan depan rumah. Pada beberapa desain rumah yang cukup luas, taman juga menghiasi bagian belakang maupun samping rumah. Taman memang dibutuhkan pada hunian karena banyak manfaat. 

Sebagai sumber oksigen, taman bisa memperbaiki sirkulasi udara dan membantu menetralisir iklim, sehingga membuat hunian lebih sejuk dan teduh. Taman yang indah tentu akan menyenangkan penghuninya. Anda bisa menyalurkan hobi berkebun dengan menaruh beberapa Tanaman Hias di taman depan

Bukan hanya tanaman saja, rumput juga menjadi hal krusial yang dibutuhkan taman depan rumah anda. Hijaunya rumput yang menutupi lahan-lahan kosong di taman akan membuat hunian semakin asri dan indah. Bahkan, dengan adanya rumput tanpa Tanaman Hias pun juga sudah membuat hunian tampak adem

Rumput sering menjadi pilihan untuk penutup lahan kosong di taman karena lebih cantik daripada menggunakan Paving Block. Lagipula, menanam dan merawat rumput hias bukanlah hal rumit. Namun tentu cukup rumit jika anda diberi pilihan untuk menentukan jenis rumput taman apa yang ingin diaplikasikan. 

Nah, berada di daerah tropis, ada banyak jenis rumput yang bisa diaplikasikan di taman hunian anda, entah itu taman outdoor maupun Taman Indoor. Memilih rumput juga tidak bisa sembarangan karena harus disesuaikan dengan desain taman rumah


Baca : 80 Desain Taman  Indoor Paling Keren dan Sejuk

Berikut beberapa jenis rumput taman yang bisa dijadikan pilihan untuk taman rumah :

1. Rumput Jepang (Zoysia Japonica)

rumput jepang

Rumput Jepang merupakan salah satu jenis Tanaman Hias yang paling sering ditanam. Jenis rumput taman ini tidak benar-benar berasal dari Jepang, tetapi memang sebutan untuk membedakan jenis tanaman berdasarkan ukurannya. 

Rumput Jepang memiliki ukuran pendek, tekstur kasar dan ujung meruncing, sehingga dikenal juga dengan nama rumput jarum. Meski nyaman untuk duduk di atasnya, tapi jika terkena kulit akan terasa seperti tertusuk jarum.

Kelebihan Rumput Jepang :

  • Baik dalam menyerap genangan air.
  • Dapat tumbuh secara rapat dan terkesan rapi.
  • Perawatan mudah.
  • Pertumbuhan lambat, jadi tidak perlu sering dipangkas.

Kekurangan Rumput Jepang :

  • Jika terkena kulit rasanya seperti tertusuk jarum, sehingga tidak nyaman untuk diduduki.
  • Kepadatan rumput bisa menghambat sinar matahari, sehingga membuat bagian rumput sedikit menguning.


Perawatan Rumput Jepang : Pemupukan urea dua kali sebulan, penyiraman rutin dua kali sehari, pemangkasan sebulan sekali - agar rumput tidak kuning dan pencahayaan yang cukup. 


2. Rumput Gajah Lokal

rumput gajah lokal

Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) merupakan rumput berukuran besar yang bermanfaat juga untuk ternak. Kandungan nutrisi yang tinggi membuat rumput gajah sering digunakan untuk pakan ternak seperti sapi, kambing, ayam dan sebagainya.

Rumput gajah memiliki tekstur kasar dengan helai daun yang besar. Tanaman ini mudah tumbuh asalkan tanahnya cenderung basah. Jenis rumput taman yang tahan terhadap pijakan kaki ini cocok untuk taman yang sering dilalui orang, seperti taman bermain anak-anak dan sebagainya.

Kelebihan Rumput Gajah :

  • Bermanfaat ganda sebagai pakan ternak.
  • Mudah tumbuh dan tahan terhadap pijakan kaki manusia.
  • Tahan lama.
  • Bisa tumbuh meski sedikit mendapat sinar matahari.
  • Dapat bertahan meski kekurangan air.

Kekurangan Rumput Gajah :

  • Penampilan kurang menarik.
  • Kurang cocok untuk taman depan rumah. 
Perawatan Rumput Gajah : Pertumbuhan rumput gajah sangat cepat, sehingga harus sering dipotong agar tetap tampak rapi. Agar daun tumbuh besar, maka tanah harus selalu lembab atau basah. 


3. Rumput Gajah Mini

rumput gajah mini

Rumput Gajah Mini merupakan jenis rumput yang banyak digunakan untuk taman, menjadikannya primadona banyak orang, khususnya warga perkotaan. Berbeda dengan rumput gajah lokal, rumput gajah mini memiliki ukuran lebih kecil dengan tekstur yang lebih bagus.

Kelebihan Rumput Gajah Mini :

  • Tekstur lebih halus daripada rumput gajah lokal.
  • Tidak memerlukan banyak sinar matahari untuk tumbuh dengan baik.
  • Perawatan lebih mudah.
  • Tahan dari pijakan kaki manusia. 
  • Penyuplai oksigen terbaik dibanding jenis rumput lainnya.

Kekurangan Rumput Gajah Mini :

  • Di musim kemarau membutuhkan perawatan extra, karena bisa mati jika tidak rutin disiram pagi dan sore hari.
  • Pemberian pupuk sangat diperlukan saat musim kemarau.
  • Kurang kuat menghambat rumput liar.

Perawatan Rumput Gajah Mini : Saat musim hujan biasanya tidak perlu disiram. Saat musim kemarau perlu disiram 2x sehari. Untuk pemangkasan bisa dilakukan 1 bulan sekali.



4. Rumput Gajah Mini Varigata

rumput gajah mini wariegata

Variegata merupakan varietas dari rumput gajah mini. Bedanya, rumput gajah mini varigata memiliki karakteristik yang terbilang unik. Daunnya tebal dengan tepian sedikit keriting dan bercorak putih. Sedangkan untuk pertumbuhannya sama dengan rumput gajah mini, tumbuh ke samping. 

Dari sisi harga, tentu saja rumput gajah mini varigata lebih mahal daripada rumput gajah mini. Kelebihan dan kekurangan rumput gajah varigata ini juga tidak beda jauh dengan rumput gajah mini. Jika anda ingin taman rumah tampak asri dan berbeda, jenis rumput taman satu ini bisa menjadi pilihan!.

Kelebihan Rumput Gajah Mini Varigata :

  • Karakteristik unik dan cantik.
  • Tidak perlu sering dipangkas.
  • Tidak memerlukan banyak sinar matahari untuk tumbuh dengan baik.
  • Tahan terhadap cuaca dan tidak tergantung pada patogen tanah.
  • Tahan dari pijakan kaki manusia. 
  • Penyuplai oksigen terbaik dibanding jenis rumput lainnya.

Termasuk varietas rumput gajah mini, rumput gajah mini varigata memiliki kekurangan dan perawatan yang sama dengan rumput gajah mini.

5. Rumput Swiss

rumput swiss

Dari berbagai jenis rumput  taman, rumput swiss merupakan rumput taman yang memiliki tekstur paling halus dan lembut. Rumput yang didaulat sebagai rumput paling bagus di antara semua jenis rumput taman ini memiliki warna hijau yang indah dipandang. 

Berbeda dengan rumput jepang, rumput swiss cukup nyaman untuk diduduki. Rumput yang terkenal dengan tampilan paling indah ini tentu saja memiliki harga yang lebih mahal dibanding jenis rumput taman yang lain.

Kelebihan Rumput Swiss :

  • Tekstur halus dan lembut.
  • Cocok untuk pekarangan rumah terbuka. 

Kekurangan Rumput Swiss :

  • Tidak cocok di iklim lembab karena akan cepat membusuk.
  • Memerlukan perawatan ekstra.
  • Membutuhkan banyak sinar matahari untuk tumbuh maksimal.
  • Baik tumbuh di area kering. 
  • Tidak cocok untuk Halaman Rumah yang teduh dan lembab.

Baca : 90 Inspirasi Desain Taman Belakang Rumah yang Asri

Perawatan Rumput Swiss : Untuk menjaga kualitas, pemangkasan bisa dilakukan 1 bulan sekali dan pemupukan secara rutin dengan pupuk urea. Pupuk kandang bisa memicu tumbuhnya rumput liar yang akan mematikan rumput swiss.

6. Rumput Peking

rumput peking

Sekilas, rumput peking mirip dengan rumput jepang dan tak sedikit yang mengatakan bahwa rumput peking adalah rumput jepang. Secara karakteristik keduanya memang sama, tetapi ada sedikit perbedaan. Helaian daun rumput peking lebih halus dan daunnya tumbuh lebih jarang daripada rumput jepang.

Kelebihan Rumput Peking :

  • Permukaan lebih halus dari rumput jepang.
  • Terkesan rapi dan mewah.
  • Dapat bertahan di segala cuaca.
  • Perawatan mudah.
  • Pertumbuhan lambat, jadi tidak perlu sering dipangkas.

Kekurangan Rumput Peking :

  • Jika sudah terlalu lebat, bagian bawah akan menguning karena tidak terkena sinar matahari.

Perawatan Rumput Peking : Tahan di segala cuaca, perawatan rutin yang perlu dilakukan adalah pemangkasan sekitar 2 bulan sekali dan pemberian pupuk urea setelah pemangkasan. 

7. Rumput Babat / Rumput Golf

rumput golf

Rumput babat dikenal juga dengan rumput golf, karena kegunaannya untuk lapangan golf. Namun bukan hanya lapangan golf saja, jenis rumput taman ini juga bisa diaplikasikan untuk taman rumah, meski tidak banyak yang menggunakannya.

Rumput Golf memiliki helaian daun pendek yang tumbuh vertikal dan memiliki tekstur lembut bergerombol. Rumput golf mirip dengan rumput swiss dan sangat mudah tumbuh. 

Rumput golf sangat cantik untuk landscape padang yang luas. Jika ingin mengaplikasikan di rumah, sebaiknya konsultasi dengan ahli landscape, karena jenis rumput taman ini tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Selain itu, rumput golf adalah jenis rumput dengan perawatan paling rumit. 

Kelebihan Rumput Golf :

  • Memiliki ukuran pendek dan menawan.
  • Tekstur lembut.
  • Memberikan kesan luas pada taman.
  • Mudah tumbuh dan tidak membutuhkan banyak asupan air.

Kekurangan Rumput Golf :

  • Memerlukan penyinaran matahari full 100%.
  • Perawatan rumit.
  • Tidak tahan diinjak.
  • Tidak bisa tumbuh di sembarang tempat.
  • Susah dirawat di rumah karena cepat panjang.

Perawatan Rumput Golf : Rumput golf wajib dipangkas dua minggu sekali dan sebaiknya tidak sering terkena pijakan kaki. 

8. Rumput Manila (Zoysia Matrella)

rumput manila

Jenis rumput taman ini memang berasal dari Filipina dengan karakteristik mirip dengan rumput jepang. Selain untuk lapangan, rumput manila juga sering ditanam di Halaman Rumah untuk memperindah taman.  

Rumput manila banyak digunakan untuk rumput di lapangan golf di Asia, Eropa, Amerika dan juga untuk lapangan sepakbola. Namun rumput ini tidak cocok untuk lapangan di Indonesia karena faktor perbedaan cuaca. Rumput ini punya kasta paling tinggi untuk penggunaan di lapangan sepak bola.

Kelebihan Rumput Manila :

  • Tahan panas.
  • Memiliki warna hijau yang pekat.
  • Mampu tumbuh di tanah berpasir.
  • Ideal untuk mengendalikan erosi.
  • Mampu hidup hingga 30 tahun.

Kekurangan Rumput Manila :

  • Di Indonesia rumput lebih tipis dan pertumbuhan lambat.
  • Membutuhkan perawatan tinggi agar tetap berkualitas baik.

Baca : 30+ Desain Taman Depan Rumah Minimalis Modern

Perawatan Rumput Manila : Dalam satu bulan, rumput disiram sehari sekali, kemudian diberi pupuk dan dipangkas dua pekan sekali.



9. Rumput Kentucky (Poa Pratensis)

rumput kentucky


Rumput Kentucky merupakan rumput musim dingin yang memiliki ciri khas warna hijau kebiruan, sehingga banyak yang menyebutnya bluegrass. Rumput ali Eropa ini memiliki beberapa varietas seperti bluegrass tahunan (poa annua), bluegrass umum (poa trivialis) dan bluegrass kayu (poa nemoralis).

Jenis rumput taman ini bisa menghasilkan rumput lebat, subur dan tahan lama jika dirawat dengan tepat. Rumput kentucky memiliki daun berbentuk seperti perahu dan terdapat garis terang sejajar di kedua didi pembuluh pusat helai daun.

Selain cocok untuk desain taman rumah anda, rumput ini juga cocok untuk lapangan atletik, lapangan futsal, lapangan sepak bola dan lapangan golf. Sedangkan harga untuk biji rumput ini cukup mahal dibanding rumput hias lainnya, sehingga banyak hunian minimalis yang memilih jenis rumput lain.

Kelebihan Rumput Kentucky :

  • Pertumbuhan cepat dan agresif, merambat dan menyebar sendiri. 
  • Tekstur padat dan tebal/ 
  • Bisa tumbuh di bawah sinar matahari langsung atau di tempat teduh. 
  • Bisa digunakan untuk penggembalaan ternak. 

Kekurangan Rumput Kentucky :

  • Penanaman dan perawatan cukup rumit. 
  • Jika dipangkas lebih rendah dari 3 inch, dapat merusak kesehatan rumput secara keseluruhan. 
  • Membutuhkan tanah yang baik untuk bisa tumbuh maksimal. 

Perawatan Rumput Kentucky : Harus disiram setiap hari. Pertumbuhannya akan lebih baik ketika nitrogen diterapkan. Perlu menggunakan herbisida di awal musim semi agar gulma tidak tumbuh merusak rumput.

10. Rumput Sintetis

rumput sintetis

Rumput sintetis menjadi solusi yang tepat jika anda tidak telaten merawat rumput hidup di halaman. Rumput sintetis adalah rumput palsu yang dibuat dari bahan sintetis tertentu. Bentuknya seperti karpet yang didesain menyerupai rumput asli. 


Rumput sintetis bisa digunakan untuk taman outdoor maupun Taman Indoor. Ragam pilihan rumput sintetis juga sangat banyak, sehingga anda bisa memilih model rumput sintetis sesuai selera. 



Kelebihan Rumput Sintetis :

  • Indah dan bersih. 
  • Perawatan mudah.
  • Menghemat biaya perawatan.
  • Bisa diaplikasikan pada interior rumah.
  • Aman, nyaman dipijak dan empuk.
  • Tahan lama dan tidak mudah rusak.

Kekurangan Rumput Sintetis :

  • Tidak menghasilkan oksigen.
  • Tidak tahan air. 
  • Sarang kuman dan penyakit.
  • Memerlukan pembersihan rutin.
  • Tidak ramah lingkungan. 

Perawatan Rumput Sintetis : Menyikat permukaan rumput sintetis secara rutin untuk mempertahankan penampilan agar tetap menarik dan fiber tidak layu. Berikutnya adalah menjaga kebersihan jika rumput sintetis berada di luar ruangan. Terakhir, pastikan bebas dari kuman dan bakteri dengan campuran cuka dan air disemprotkan ke permukaan rumput.


Itu adalah 10 jenis rumput taman sekaligus rumput hias yang bisa dipilih untuk diaplikasikan di taman anda. Jika anda memang ingin rumput taman tepat bagus, hijau dan asri, tentu saja harus melakukan perawatan secara rutin meliputi penyiraman, pemupukan, penyiangan dan pemangkasan. Semoga artikel Jenis Rumput Taman bermanfaat!


Artikel Terkait