Pahami 10 Tahapan Penting Merancang Rumah Mungil

Tahapan Merancang Rumah Mungil. Rumah mungil atau minimalis kini menjadi konsep hunian yang paling digemari sebagian besar kalangan. Rumah mungil menjadi salah satu solusi bagi siapapun yang ingin hunian nyaman dengan area lahan terbatas. Awalnya rumah mungil memang cenderung terkesan sempit, tidak nyaman dan tidak leluasa. Namun dengan adanya konsep desain minimalis, anda bisa menciptakan desain interior rumah mungil yang banyak menarik perhatian orang.

Merancang Rumah Mungil


Rumah mungil merupakan tempat tinggal dengan luas bangunan kurang dari 120 m2 dan terdiri dari 2-3 kamar tidur, 1 ruang makan, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 kamar mandi dan dapur. 

Agar didapatkan hasil rancangan rumah mungil dan tepat dan maksimal, dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Dihitung jumlah anggota keluarga dan kebutuhan ruang

Merancang Rumah Mungil

Pada Rumah Minimalis umumnya, terdapat dua ruang untuk kamar tidur dan beberapa ruang vital lainnya seperti ruang tamu, ruang keluarga dan kamar mandi dan dapur di Halaman Belakang. Kebutuhan ruang tersebut terbilang cukup dan jika ingin ditambah, bisa membangun Rumah Minimalis 2 Lantai.

Untuk merancang rumah mungil, anda bisa membuat desain dengan jumlah ruang yang normal pada umumnya atau menyesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Tidak perlu banyak ruang jika tidak banyak anggota keluarga di rumah.

Baca : 70 Denah 3D Rumah Minimalis 3 Kamar Tidur

Rancanglah rumah mungil dengan ruang yang dibutuhkan saat ini. Hal ini bisa menghemat budget sekaligus memberi waktu untuk mengumpulkan dana jika suatu saat ingin menambah ruang karena bertambahnya anggota keluarga maupun kebutuhan ruang yang lain.

2. Dibuat daftar aktivitas penghuni

Merancang Rumah Mungil

Kenapa mengetahui aktivitas penghuni itu penting?, karena aktivitas menjadi dasar adanya kebutuhan ruang. Contohnya, kegiatan mencuci maka butuh ruang cuci, memiliki kendaraan maka butuh garasi, kegiatan belajar anak-anak membutuhkan ruang belajar, dan sebagainya.

Jika membuat daftar aktivitas, jangan sampai kelewatan karena anda akan merancang rumah mungil, bukan rumah mewah dengan segala ruang yang bisa disediakan. 

3. Dibuat daftar prioritas kebutuhan ruang dan didahulukan prioritas ruang-ruang utama bila luas lahan tidak mencukupi

Merancang Rumah Mungil

Melanjutkan nomor 2, tidak semua ruang bisa ada di dalam rumah mungil. Jadi anda harus tahu mana yang prioritas, mana yang tidak. Jangan asal berencana tanpa memikirkan kebutuhan yang lebih vital. 

Ruang prioritas ada di setiap Desain Rumah Minimalis seperti yang sudah disebutkan diatas, meliputi ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur.  

Buatlah daftar prioritas ruang yang sesuai kebutuhan dan aktivitas, kemudian kelompokkan berdasarkan fungsi ruang. Pilih ruang yang memungkinkan untuk disatukan, seperti ruang belajar minimalis di dalam kamar, tempat mencuci di dekat area kamar mandi, garasi memaksimalkan area carport di teras depan, dan sebagainya.

4. Dirancang organisasi atau zoning antar ruang

Merancang Rumah Mungil

Organisasi ruang berfungsi untuk memahami bagaimana terjadinya hubungan antar ruang dengan kebutuhan ruang standar yang sudah ada. Sedangkan zoning merupakan pembagian area secara umum berdasarkan jenis aktivitas yang dilakukan penghuni rumah. Misalnya area yang diperuntukkan aktivitas dengan privasi tinggi akan semakin jauh dari area untuk umum.

Penentuan zoning di dalam rumah dibagi menjadi zona publik, zona semi publik, zona semi privat, zona privat dan servis. 
  • Zona Publik : Umumnya memiliki akses ke pintu utama. Yang termasuk dalam zona publik adalah foyer dan ruang tamu.
  • Zona Semi Publik : Tempat interaksi penghuni rumah dengan orang luar terdekat (kerabat). Yang termasuk dalam zona semi publik adalah ruang keluarga, ruang TV dan ruang makan.
  • Zona Pribadi : Zona yang hanya diakses untuk penghuni rumah, yaitu ruang tidur, ruang kerja dan ruang belajar. Biasanya zona ini diletakkan pada titik terjauh dari bagian depan bangunan atau menjauhi area bising, polusi maupun pinggir jalan raya yang membuatnya tidak nyaman. 
  • Zona Semi Privat : Zona ini tingkat privasinya tinggi, namun orang tertentu (tamu) bisa masuk ke area ini. Yang termasuk dalam area ini adalah ruang hobi, ruang musik, Home Theater, Perpustakaan, dst.
  • Zona Servis : Berfungsi melayani seluruh zona di dalam rumah. Biasanya berbentuk garis lurus memanjang dari depan ke belakang rumah atau memutar di sekitar rumah. Yang termasuk dalam zona servis yaitu kamar mandi, dapur, ruang tidur pembantu, gudang, ruang cuci - jemur - setrika. 

Baca : 30+ Desain Interior Rumah Mungil Modern Paling Inspiratif

Rencanakan zoning ruang tersebut sesuai dengan kebutuhan di rumah mungil anda. Tidak perlu lengkap seperti yang disebut diatas, karena beberapa diantaranya bisa digabungkan seperti yang akan dibahas di nomor 5.

5. Dirancang fungsi-fungsi atau kebutuhan aktivitas penghuni yang bisa digabungkan dalam satu ruang.

Merancang Rumah Mungil

Anda bisa membuat ruang dengan semua zona yang tersedia, tetapi jika merancang rumah mungil, pastinya harus tetap mengutamakan prioritas seperti yang sudah dijelaskan di poin nomor 3. Salah satu solusi adalah menggabungkan zona yang sama dalam satu ruang. 

Jangan mencampurkan fungsi ruang satu dengan yang lain jika tidak memiliki hubungan atau tidak masuk dalam zona yang sama. Contohnya, anda bisa memanfaatkan ruang tamu sebagai ruang keluarga juga, karena keduanya adalah zona publik.

Tak hanya itu, anda juga bisa menggabungkan ruang keluarga dengan ruang tv, atau ruang keluarga dengan ruang makan yang sama-sama bagian zona semi publik, yaitu tempat interaksi bagi anggota keluarga dan kerabat dekat. 



Baca : 70 Desain Ruang Keluarga dan Ruang Makan Menyatu



Sedangkan untuk zona pribadi, anda bisa menempatkan ruang kerja minimalis di dalam kamar tidur anda, ataupun ruang belajar minimalis di dalam kamar tidur anak anda. Dengan memanfaatkan ruang, rumah mungil anda akan fungsional sesuai kebutuhan. 

6. Minimalkan penyekat antar ruang

Merancang Rumah Mungil

Umumnya, Sekat Ruangan menjadi ide menarik untuk menciptakan ruang lain di area yang cukup lebar. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan fungsi ruang. Namun, pada rumah mungil, sebisa mungkin hindari penggunaan Sekat Ruangan karena akan menciptakan kesan sempit di dalam hunian anda. 

Tidak adanya keterbukaan antar ruang satu dan ruang yang lain menyebabkan visualisasi ruang yang ditangkap menjadi lebih sempit. Apakah keterbukaan ruang mengganggu privasi penghuni rumah?. Tentu tidak jika penggabungan ruang yang anda lakukan sesuai dengan zona yang disebutkan pada poin nomor 4. 

Baca : 60+ Model Sekat Ruangan Cantik Pada Rumah Minimalis

Contohnya untuk menciptakan ruang makan dan ruang keluarga, tidak perlu dibatasi dengan Sekat Ruangan karena berada di zona yang sama. Hal ini akan membuat hunian mungil tampak lapang dan hangat. 

7. Dirancang setiap ruang sesuai dengan fungsinya agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Merancang Rumah Mungil

Memanfaatkan ruang tidak pada fungsinya akan membuat aktivitas di rumah semakin ribet, dimana lambat laun kebiasaan itu akan membuat hunian semakin berantakan.

Contohnya, kebiasaan mencuci di kamar mandi padahal memiliki ruang cuci lain, pasti akan membuat kamar mandi dipenuhi atribut-atribut mencuci yang jelas akan membutuhkan tempat khusus untuk menaruh itu semua di dalam kamar mandi.

Contoh lain adalah setrika di meja di dalam kamar, padahal sudah memiliki area setrika di ruang keluarga atau ruang lain. Kebiasaan ini bisa membuat banyaknya pakaian kering siap setrika akan selalu memenuhi kamar anda untuk antri setiap minggunya. 

Kebiasaan berawal dari kenyamanan. Jadi ciptakan suasana nyaman pada tiap-tiap ruang agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal, sekaligus tidak rugi karena pernah repot-repot membuatnya. 

8. Dibuat gambar denah dan muka bangunan berskala serta ditentukan kembali letak masing-masing ruang berdasarkan fungsinya.

Merancang Rumah Mungil

Daripada hanya di angan - angan, membuat denah sangat penting dilakukan dalam merancang rumah mungil. Buatlah denah dan muka bangunan berskala yang sesuai dengan luas area lahan. Dengan begitu anda bisa tau, mana ruangan yang terlalu besar, terlalu kecil dan juga tahu ruang maksimal yang bisa dibuat.

Baca : 65 Denah 3D Rumah Minimalis Paling Inspiratif

Tetapi jangan asal-asalan dalam menentukan luas sebuah ruang karena seperti pada pengertian di atas bahwa rumah mungil adalah rumah dengan luas kurang dari 120 m2. Koordinasikan dengan arsitek anda berapa ukuran minimal yang cocok untuk ruang-ruang pada rumah mungil.

9. Dipilih furniture proporsional terhadap ukuran ruang agar tidak terasa sempit.

Merancang Rumah Mungil

Pemilihan furniture menjadi hal penting dalam merancang rumah mungil, karena furniture yang akan mengisi sepenuhnya hunian anda. Menghuni rumah mungil, tentu saja furniture yang digunakan juga harus menyesuaikan, yaitu minimalis. 

Pertimbangakan juga kemungkinan lokasi furniture di dalam denah rumah, agar tidak terkesan sempit ketika dilengkapi furniture karena belum direncanakan. Tak hanya ukuran minimalis yang diperhatikan, gaya rumah juga perlu menjadi pertimbangan dalam pemilihan furniture rumah mungil.

Anda bisa menyesuaikan furniture sesuai gaya rumah anda, entah gaya klasik, naturalis, modern maupun kontemporer. Namun tetap pada sebelumnya, pilih furniture yang proporsional dengan ukuran ruang di dalam rumah anda. 

10. Direncanakan anggaran biaya dan jangka waktu pelaksanaan sesuai dengan kemampuan keuangan. 

Merancang Rumah Mungil

Sesuaikan desain rumah mungil sesuai dengan budget anda. Seperti yang sudah ditulis diatas, prioritaskan ruangan - ruangan vital, kemudian barulah ruangan lain yang akan dibutuhkan nantinya. Terlebih jika budget minim, anda bisa mengumpulkan dana untuk menambahkan ruangan lain yang dirasa perlu.

Waktu pelaksanaan juga tergantung dari jumlah tukang yang anda pekerjakan. Tentu saja hal ini menjadi pertimbangan dalam pengeluaran dana yang dibutuhkan. Jadi, sesuaikan segalanya dan hitung semua di awal agar anda bisa mengira-ngira berapa dan kapan rumah mungil anda bisa siap huni.

Itu adalah beberapa tahapan penting yang bisa menjadi pertimbangan anda dalam merancang rumah mungil. Umumnya rumah mungil memiliki lahan yang relatif luas dan lebih mudah dalam penataan interior. Meskipun begitu anda tetap harus memahami beberapa tahapan yang perlu dipertimbangkan. Semoga artikel Tahapan Merancang Rumah Mungil bermanfaat!

Artikel Terkait