11 Rekomendasi Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Banyak Manfaat

Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat. Memiliki tanaman indoor sangat bagus untuk rumah anda. Tanaman hias indoor bisa menciptakan kesejukan sekaligus nuansa baru di dalam rumah, membuatnya terasa segar dan menambah keasyikan pada dekorasi interior rumah. Namun untuk tetap menjaga keindahan rumah, anda tentu juga harus menjaga tanaman-tanaman tersebut tetap hidup. 

Sebagai organisme hidup, tanaman membutuhkan banyak nutrisi ketika keluar dari habitat aslinya, sehingga ada beberapa jenis tanaman indoor yang membutuhkan banyak perawatan yang serba ribet. 

Namun tidak semua tanaman indoor membutuhkan tingkat perawatan yang serba ribet. Anda pasti bisa menemukan banyak tanaman yang tidak membutuhkan lebih dari sedikit sinar matahari dan air. 

Menemukan tanaman yang mudah dalam pemeliharaan adalah hal yang menyenangkan, karena anda bisa tetap fokus beraktivitas di rumah tanpa perlu sering merawat tanaman-tanaman 'manja' yang biasanya memiliki harga mahal.

Tanaman indoor tak harus mahal, kecuali anda memang penyuka atau pengoleksi tanaman hias. Jika anda ingin memberikan tanaman indoor untuk ruangan dengan hemat dari sisi biaya dan energi, maka anda bisa mengaplikasikan tanaman indoor dengan perawatan mudah yang juga mudah ditemukan. 

Ada beberapa tanaman hias yang bisa diaplikasikan ke dalam rumah anda, yang tidak hanya menyajikan perawatan murah tetapi juga manfaat di dalam rumah anda dan anda perlu mempertimbangkan untuk menaruhnya di dalam sudut-sudut rumah anda. 

Berikut tanaman indoor yang mudah dirawat sekaligus banyak manfaat :

1. Lidah Buaya

lidah buaya
Lidah buaya menjadi solusi yang tepat jika anda mencari tanaman indoor yang pemeliharaannya rendah dan bermanfaat. Tidak hanya cantik dengan bentuk yang keren, lidah buaya menambah tekstur yang menarik sebagai dekorasi. Disamping itu, lidah buaya juga dikenal karena memiliki gel yang bersifat menenangkan di dalam daunnya.

Lidah buaya sangat mudah dirawat. Anda hanya perlu menyiram sekitar sekali setiap tiga minggu, yang penting siram dengan air yang cukup banyak. Anda bisa melakukan uji coba kapan lidah buaya waktunya disiram. Masukkan jari ke dalam tanahnya dan jika ada tanah basah yang menempel, maka anda bisa menyiramnya lain waktu. 

Pastikan meletakkan lidah buaya di wadah yang memiliki drainase yang baik dengan beberapa lubang di bagian bawah pot. 

Manfaat : Gel lidah buaya bisa bermanfaat untuk perawatan kecantikan anda maupun membantu meringankan lecet dan luka bakar. Sehingga tanaman ini selain diaplikasikan di sudut ruangan, sangat cocok ditaruh di dapur anda. 

2. Peace Lilly 

peace lily

Peace Lilly memiliki daun hijau pekat dengan bunga putih, menjadikan kombinasi yang cukup renyah untuk diaplikasikan di dalam ruangan, apalagi jika anda suka tanaman berbunga yang anggun dan mudah dirawat. Namun berhati-hatilah karena tanaman ini beracun. Jagalah dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Peace Lilly adalah tanaman tropis, sehingga menyukai kehangatan dan kelembaban. Anda hanya cukup menyiram air hanya untuk menjaga agar tanah tetap lembab. Namun berhati-hatilah agar tidak terlalu banyak air dan biarkan tanah mengering sebelum disiram lagi. 

Peace Lilly lebih menyukai sedikit air daripada air yang terlalu banyak. Disamping menyiram, siram juga daun-daunnya dengan percikan air untuk meningkatkan kelembaban bagi tanaman. Bunga ini juga suka keteduhan. Jadi letakkan di tempat yang hangat dimana tidak mendapat sinar matahari langsung.


Manfaat : Peace Lily bisa membersihkan udara dalam ruangan dari polutan seperti benzena dan formaldehida. Benzena merupakan polutan yang dihasilkan dari cat, lem, asap rokok, ataupun kapur barus. Sedangkan formaldehida yang memiliki nama lain formalin adalah polutan yang ditemukan pada asap tembakau (rokok) dan juga asap knalpot kendaraan bermotor. Bagian akar dan daun adalah bagian yang menyerap polutan, maksimal 87% polutan dapat terserap dalam waktu 24 jam.

3. Spider Plant

spider plant

Spider Plant mudah tumbuh dan bisa tumbuh di berbagai lingkungan. Daunnya yang melimpah akan memberi nuansa hijau yang segar ke dalam rumah anda. Tanaman ini mudah dipelihara, selama anda memberinya tanah yang baik dan cahaya terang yang tidak langsung. Hindari dari cahaya langsung matahari karena bisa membakar daunnya. 

Untuk penyiraman, jaga tanaman indoor ini agar tetap lembab, tetapi tidak lembek. Biarkan tanah sedikit kering untuk kembali melakukan penyiraman. Sebaiknya letakan di luar ruangan saat malam tiba karena tanaman ini tetap akan menghisap oksigen di malam hari, selain itu untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk di dalam ruangan.

Manfaat : Spider plant mampu menyaring udara kotor pada ruangan. Tanaman hias ini juga mampu menyerap bau, menyerap zat kimia di udara serta zat-zat penyebab kanker yang beterbangan di sekitar ruangan.

4. Lidah Mertua

lidah mertua

Banyak yang menyukai Lidah Mertua karena termasuk tanaman tangguh dengan perawatan yang sangat mudah. Lidah mertua bisa tumbuh subur hampir di segala kondisi cahaya, mereka membutuhkan sedikit air dan masih bisa bertahan jika sesekali kekurangan air. 

Daunnya yang modis dengan bentuk lebar, hijau dan kuning akan menambahkan sentuhan sempurna dan keanggunan alami di dalam desain interior rumah anda.

Lidah mertua menyukai tempat yang terang, meski bisa tumbuh ditempat teduh. Anda bisa menyiram lidah mertua sesekali, jangan sampai meluap yang bisa membuat tanaman membusuk. Pastikan untuk menyeka daun dengan kain lembab sesekali untuk menghilangkan debu. Jika tanaman sudah berlebih, anda bisa membaginya dan menaruh di pot baru.

Tanaman lidah mertua adalah racun bagi hewan peliharaan. Jadi jauhkan tanaman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan di rumah anda. 


Manfaat : Lidah Mertua bisa menyerap bahan beracun seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde dan trichloroethylene. Selain itu lidah mertua juga mampu menyerap radiasi yang dihasilkan dari barang-barang elektronik seperti komputer, televisi, bahkan sound system. Sama seperti spesies tumbuhan lidah lainnya, gel Lidah Mertua juga bisa dimanfaatkan untuk melebatkan rambut.


5. English Ivy

english evy

English Ivy adalah tanaman berdaun cantik, kuat dan mudah tumbuh. Tanaman ini menyukai area yang teduh. Seperti halnya tanaman merambat, tanaman English Ivy memang suka memanjat. Jadi untuk penanaman di dalam ruangan, simpan dalam pot vertikal sampai mereka bisa tumbuh di sekitarnya, atau di Pot Gantung tempat mereka bisa bertunas.

Untuk merawat English Ivy, cukup jaga agar tanah tetap lembab dan keringkan sedikit di sela penyiraman. Anda bisa memberikan pupuk sebulan sekali sekaligus memangkasnya agar tampak rapi dan cantik. 

Manfaat : Dapat menyerap polusi.

6. Philodendron

philodendron

Philodendron adalah tanaman tropis yang menyukai kelembaban dan sinar matahari. Mereka adalah tanaman hias yang bagus dan mudah beradaptasi dan perawatannya mudah. Anda bisa meletakkan Philodendron di bawah sinar matahari langsung maupun tak langsung. Jika daunnya menguning, kemungkinan terlalu banyak cahaya.

Untuk perawatannya, tetap jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten dan hanya siram jika tanah di atas sudah kering. Karena memiliki daun yang lebar, pastikan untuk membersihkannya untuk menghindari penumpukan debu yang bisa menghambat fotosintesis. Beri pupuk teratur untuk daun yang lebih besar dan lebih sehat. 

Tanaman Philodendron juga mengandung racun jika tertelan, untuk itu jauhkan Philodendron dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Manfaat : Tanaman ini bisa menyerap polutan udara di dalam ruangan seperti zat polutan formaldehida yang biasa terdapat pada bahan busa dan partikel debu pada bahan karpet.

7. Lavender

lavender

Warna ungu dan wangi yang semerbak menjadikan bunga lavender pilihan yang tepat untuk diaplikasikan di dalam interior rumah anda. Tanaman ini bisa tumbuh di daerah yang berketinggian 600 - 1300 mdpl. Hindari menaruh tanaman ini tempat yang terkena matahari secara langsung karena tanaman ini tidak tahan panas. 

Untuk perawatannya, jangan terlalu sering menyiram lavender dan jangan juga membiarkannya terlalu kering. Gunakan pupuk kompos minimal dua minggu sekali untuk pertumbuhannya.  

Manfaat : Aromanya mencegah nyamuk-nyamuk datang ke rumah. Ekstrak bunga lavender juga mengandung senyawa polifenol yang dapat mencegah munculnya radikal bebas dan sel-sel kanker. Untuk memperoleh khasiat bunga lavender yang satu ini, sering-seringlah mengkonsumsi teh ekstrak bunga lavender.

8. Kaktus

kaktus

Bayi penyuka tanaman hias, kaktus bisa menjadi koleksi. Namun jika tidak, kaktus bisa menjadi pilihan jika anda malas merawat tanaman hias di dalam rumah. Tanaman ini bisa dibilang gampang karena hanya membutuhkan perawatan yag sederhana dan tidak rutin. 

Anda bisa menanam kaktus di media pasir seperti habitat aslinya (gurun). Tanaman ini menyukai kondisi kering dan tidak lembab, sehingga untuk menyiramnya harus mengkondisikan dengan cuaca. 

Jika cuaca kering, siram tiga hari sekali. Jika musim hujan, anda bisa menyiramnya sekali dalam seminggu. Gunakan spray untuk penyiraman agar kaktus tidak lembab.

Anda bisa menaruh kaktus di bawah sinar matahari, tetapi jangan terus membiarkannya terus-terusan karena bisa membakar tubuhnya. 

Manfaat : Kaktus sangat baik untuk membersihkan udara serta membuang racun. Kaktus mampu menghilangkan 87 persen senyawa organik volatil (VOC), seperti benzena dan formaldehida yang kerap kali ditemukan pada karpet, asap rokok, tas belanja, buku, dan tinta. Selain itu, meletakkan kaktus atau sukulen lainnya di ruangan dapat mengurangi gejala flu, sakit kepala, dan batuk.

9. Sirih Gading

sirih gading

irih gading merupakan tanaman hias yang cukup populer. Jika hidup bebas, tanaman ini bisa merambat di tanaman lain dan memanjang hingga belasan meter. Jika ditanam di dalam pot, sirih gading akan memiliki ukuran daun yang lebih kecil. 

Tanaman ini memang sulit mati dan memiliki umur yang panjang. Sebagai tanaman yang mudah ditanam dan dirawat, banyak orang yang tertarik untuk menanam sirih gading.

Tanaman ini bisa dijadikan tanaman hias di dalam maupun di luar ruangan. Selain itu media penanaman juga bisa di tanah maupun di air. Jika ingin menanam dalam air, gunakan air tanah yang mengandung banyak mineral dan ganti setiap beberapa hari sekali untuk menghindari tumbuhnya jentik nyamuk. Untuk perawatan di pot, sebaiknya disiram setiap hari dan jangan sampai kekeringan. Tanaman ini tidak membutuhkan pupuk tambahan. 

Sirih gading juga bisa menjadi beracun bagi hewan peliharaan. Jadi jagalah hewan peliharaan anda agar tidak mengkonsumsi tanaman hias ini. 

Manfaat : Sirih gading bisa menyerap gas karbon monoksida dan formaldehid di udara bebas. 

10. Monstera deliciosa

monstera deliciosa


Tanaman ini menjadi buah bibir di Indonesia karena memiliki bentuk yang mengesankan. Daunnya tak hanya lebar tetapi memiliki bentuk yang unik. Tanaman ini kuat dengan cuaca dingin maupun panas sehingga mudah ditanam di segala tempat. 

Monstera deliciosa termasuk ke dalam salah satu tanaman merambat. Akar pada batang membuatnya bisa merambat dan menyerap air serta nutrisi agar bisa tumbuh berkembang.


Untuk merawatnya, berikan banyak cahaya dan kelembaban, karena semakin banyak cahaya, tanaman ini bisa tumbuh semakin baik, tapi bukan berarti anda harus menaruh di tempat sinar matahari langsung, Simpan monstera deliciosa di tempat teduh. Untuk menjaga kelembabannya, anda bisa menaruh tanaman hias ini di dalam kamar mandi yang memiliki pencahayaan bagus.

Lakukan penyiraman rutin seminggu sekali dan bersihkan daun lebarnya untuk menghilangkan debu yang menumpuk. Dibalik penampilan yang cantik, tanaman ini mengandung racun di semua bagiannya. Buah tanaman ini mengandung asam oksalat yang berbahaya untuk dikonsumsi. Jadi, jagalah dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Manfaat :  Pada beberapa jenisnya yang lain dibudidayakan sebagai buah yang bisa dimakan dan memiliki rasa kombinasi antara pisang dan nanas. Buah yang merupakan keluarga anggur ini dapat digunakan untuk mengobati gigitan ular atau radang sendi.

11. Sri Rejeki

sri rejeki

Sri rejeki merupakan tanaman hias yang memiliki tampilan daun menarik dan mampu memberikan nuansa segar di dalam ruangan. Aglonema merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh dengan baik pada tempat yang lembab dan memiliki intensitas cahaya yang rendah sehingga sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias indoor.

Untuk perawatan, siram tanaman setiap pagi dan sore dengan air yang tidak mengandung kaporit. Anda bisa memberikan pupuk NPK setiap dua minggu sekali untuk nutrisi tambahan. Agar tumbuh dengan baik, lakukan penggantian media tanam secara rutin 6 - 12 bulan sekali. 

Manfaat : Tanaman Sri Rejeki memiliki fungsi untuk mengatasi berbagai polutan. Fungsi anti-bakteri yang terkandung dalam tanaman ini dapat menekan jumlah populasi spora jamur dan bakteri yang merugikan hingga 50%. Mengkombinasikan tanaman Sri Rejeki dan Lidah Mertua dewasa dapat menggantikan AC. Polusi yang dapat dinetralkan oleh kombinasi Sri rejeki dan Lidah Mertua ini yakni polusi yang disebabkan oleh asap rokok dan mikroorganisme.

Itu adalah beberapa tanaman hias yang terbilang mudah dalam perawatannya sekaligus memiliki manfaat tambahan yang baik untuk anda sekeluarga. Jadi, tanaman mana yang anda pilih?

Artikel Terkait